Reaksi domino merupakan reaksi yang melibatkan terbentuknya dua atau lebih ikatan baru (biasanya ikatan karbon-karbon) dalam suatu reaksi yang sama, dalam kondisi yang sama, tanpa menambahkan reagen atau katalis tambahan lainnya. Reaksi domino ini merupakan reaksi berkesinambungan yang terjadi dikarenakan terbentuknya gugus reaktif pada reaksi sebelumnya.
Karena pada reaksi ini jumlah pelarut, reagen, adsorben dan energi direduksi sangat banyak, maka jenis reaksi seperti ini dapat meminimalisasi sisa hasil reaksi yang tidak dibutuhkan (dibandingkan dengan reaksi stepwise).
Pada umumnya reaksi domino akan meningkatkan kompleksitas molekular dan selektivitas yang sangat tinggi pada produk hasil reaksinya.
Reaksi domino ini menyebabkan produksi kimia menjadi lebih ekonomis dan lebih baik secara ekologi (green chemistry).
Contoh dari reaksi domino adalah:
(Contoh reaksi diambil dari: Nicolau, K. C.; Montagnon, T.; Snyder, S. A.; Chem. Commun., 2003, 551-564)
(Untuk mekanisme reaksinya, silahkan dikoreksi jika ada kesalahan, karena pendekatannya merupakan hasil pemikiran saya sendiri)

bagus banget deh aku jadi bisa belajar banyak dari sini
Komentar oleh risva — Mei 27, 2007 @ 4:47 am |